Bali Travelling

Kemana aja di Bali?

on
15 Maret 2018

DSCN0111.JPG        Well, kami punya waktu 2 hari di Bali untuk berbolang ria di pulau Dewata, tentunya masih sangat kurang untuk eksplorasi daerah-daerah wisata disini. Kalau bukan karena inget skripsi yang lagi ditinggal beserta revisinya tentu kami akan lebih lama lagi disini (plus keterbatasan uang jajan mahasiswa tingkat akhir 😀 ). Meski demikian beberapa tempat yang bisa kami datangi sudah cukup memuaskan hati dan pikiran yang penasaran akan pulau Dewata ini.

        Kami nyarter alias memanfaatkan kendaraan pribadi sewaan untuk berkeliling, dan menurut saya merupakan pilihan terbaik. Angkutan umum di Bali cenderung masih kurang mumpuni untuk menjangkau lokasi-lokasi wisata. Meskipun Bali mengunggulkan aspek pariwisata dengan jumlah wisatawan yang semakin meningkat setiap tahunnya, namun  ketersediaan kendaraan umum terutama untuk menuju kawasan wisata sepertinya belum menjadi perhatian para stakeholder. Namun demikian harga sewa kendaraan masih bisa dijangkau, dengan biaya sekitar 500 ribu kami sudah bisa dibawa berkeliling seharian penuh dengan driver yang juga merangkap sebagai guide.

        Kali ini aku mau cerita dua lokasi wisata yang kami kunjungi di dataran tinggi Bali. Yep! Salah satunya pasti Pura Ulun Danu Beratan, dan yang kedua adalah Kebun Raya “Eka Karya” Bali. Danu Beratan ini tak diragukan lagi harus kalian kunjungi di Bedugul, namun jangan lewatkan Kebun Raya nya ya guys. Selain koleksi flora yang cukup lengkap kedua lokasi ini masih cukup dekat, Kebun Raya Bali hanya berjarak sekitar 2km dari Danu Beratan.

  1. Kebun Raya “Eka Karya” Bali

27082014010.jpg      Seperti yang pernah saya singgung sebelumnya, Kebun Raya “Eka Karya” Bali merupakan kebun raya pertama yang didirikan oleh putra Indonesia. Berbeda dengan kebun raya tertua yaitu Kebun Raya Bogor yang digagas oleh pemerintah Belanda pada jamannya, Kebun Raya ini digagas oleh Prof. Ir.  Kusnoto Setyodiwiryo yang merupakan Kepala Kebun Raya Indonesia sekitar tahun 1959 karena keinginan beliau ingin membangun kebun raya diluar Jawa (www.kebunrayabali.com) dan atas dasar ini jugalah sehingga dinamakan Kebun Raya “Eka Karya” Bali, karya pertama.

    Saat memasuki area kebun raya ini kita akan disambut dengan gapura yang tinggi menawan dan patung legenda Kumbakarna laga. Area kebun raya ini cukup luas sekitar 157,5 ha sehingga tidak cukup sehari untuk berkeliling dan menikmati koleksinya yang beragam meliputi anggrek, tumbuhan paku dan lumut, begonia, kaktus, dan banyak koleksi lainnya. Peran kebun raya ini sebagai sarana konservasi dan inventarisasi koleksi tumbuhan khususnya dataran tinggi tidak boleh kita lewatkan. Salah satu koleksi menarik yang bisa kamu nikmati adalah koleksi bunga sakura! Yep, kamu bisa ber-hanami ria disini loh sekitar bulan April-September. Berhubung kami berkunjung pada akhir Agustus kami masih bisa menikmati musim sakura ini, Bali + Jepang in a wrap 😀

  1. Pura Ulun Danu Beratan

dscn1834.jpg       Neeext stop adalah pura Ulun Danu Beratan. Pura ini merupakan salah satu pura yang terbesar setelah pura Besakih. Saat debit air danau tinggi pura ini akan seolah-olah sedang mengapung diatas danau dan ini merupakan keunikan Pura Ulun Danu diantara pura yang lain. Dikisahkan pura ini didirikan oleh I Gusti Agung Putu sekitar abad 16 untuk pemujaan pada dewa Siwa dan Parwati sebagai lokasi pertapaan dan sekaligus bentuk syukur dari kemenangannya atas perang yang dihadapi.

 DSCN1844.JPG        Terdapat beberapa kompleks Pura di kawasan ini yakni Pura Penataran Agung, Pura Dalem Purwa, Pura Taman Beiji, Pura Lingga Petak, Pura Prajapati, dan Stupa Buddha (kebudayaan.kemdikbud.go.id). Pura paling ikonik adalah Pura Lingga Petak, tak lain adalah pura yang mengapung dipinggir danau Beratan. Kita boleh menikmati keindahan kompleks pura ini namun tetap diingat bahwa lokasi ini juga aktif dipakai sebagai tempat ibadah sehingga kita juga harus menjaga tata tertib dan ketenangan disini ya.

  1. Pura tanah Lot

 DSCN0151.JPG        Tujuan kami berikutnya berada cukup jauh dari Bedugul, berkendara sekitar satu setengah jam untuk sampai ke Pura Tanah Lot ini. Objek wisata ini tentunya sudah mainstream namun tak ingin kami lewati. Pura yang berdiri kokoh diatas tebing-tebing batu karang dan sesekali terhempas ombak membuat pemandangan yang sangat menakjubkan. Salah satu sudut yang membuat kami penasaran adalah Pura Batu Bolong yang terkenal dengan DSCN0133.JPGular suci dan kepercayaan bahwa ular ini bisa mengabulkan doa. Sayangnya kami belum bisa berkunjung karena kami sampai menjelang tengah hari ketika air sedang pasang. Hmm, tengah hari memang bukan waktu yang pas untuk ke pantai. Walhasil kami berkeliling menikmati pemandangan beberapa pura lain dan tak lupa berbelanja beberapa pernak-pernik disini. Fyi kita bisa membeli oleh-oleh selama berada di dalam kawasan Pura Tanah Lot maupun di sentra oleh-oleh di luar kawasan. Variasinya menurut saya cukup lengkap dan harganya lumayan terjangkau.

  1. Pantai Sanur

DSCN0181         Perjalanan kami lanjutkan ke Sanur. Pantai ini berpasir putih dan cenderung lebih tenang dari pantai yang lain, banyak dimanfaatkan wisatawan untuk bersantai menikmati semilir angin. Pengunjung bisa sekedar duduk-duduk di hamparan pasir putih yang luas atau menggunakan pondok-pondok kecil yang disediakan, atau bisa juga bermain basah-basahan seperti snorkling, banana boat, bermain kano, atau menyewa perahu-perahu nelayan disekitar sana. Pilihan kami jatuh pada duduk-duduk santai di pantai ini *mager*, menikmati pemandangan sambil menikmati aneka jajanan yang dijajakan penjual sepanjang pantai.

  1. Pantai Kuta

DSCN0221.JPG         Sore menjelang matahari terbenam adalah waktu yang pas untuk menikmati Kuta. Duduk tenang menikmati lembayung senja sore itu terasa begitu syahdu. Tentu saja di saat begini pengunjung begitu ramai ingin menikmati senja di Kuta Bali, namun tak mengurangi momen indah di Kuta waktu itu. Ombak di Pantai Kuta cenderung lebih tinggi daripada Sanur sehingga banyak dimanfaatkan oleh peselancar untuk mengadu papan surfingnya dengan ombak disini. Pantai Kuta berbatasan langsung dengan jalan raya dan kawasan ini lebih padat sehingga tak jarang menimbulkan kemacetan pada momen-momen tertentu.  Sepanjang jalan ini kita bisa menemukan hotel, restoran, area perbelanjaan, maupun kafe yang hits diantaranya Hard Rock Cafe, Beachwalk, dan sebagainya. Kuta menjadi penutup perjalanan kami hari itu, yepp hari yang penuh pengalaman yang baik.

  1. Pusat Oleh-Oleh Krishna

        Yepp, oleh-oleh merupakan hal yang wajib kita bawa dari Bali. Salah satu pusat oleh-oleh yang terkenal adalah Krishna. Sentra oleh-oleh ini menyediakan pilihan yang sangat lengkap dan beragam, mulai dari makanan seperti pie susu atau kacang disko, pernak-pernik kecil, hingga kaos dan pakaian yang bervariasi. Jangan sampai kelewatan budget kalau berbelanja disini ya karena kualitas produknya sangat baik dan menarik, kalau lupa budget bisa-bisa kalap dan habis banyak 😀

 

TAGS
RELATED POSTS
0 Comments
  1. Balas

    indriatigusti

    15 Maret 2018

    Udah beberapa kali ke Bali tapi belum pernah mengunjungi kebun raya di Bali. Kak, banyak loh wisata yg dikunjungi gak cuma 2….keren.

  2. Balas

    antin aprianti

    16 Maret 2018

    Baru tahu ada Kebun Raya “Eka Karya” Bali, thanks sharingnya kak. Keep writing!!

  3. Balas

    estalinafebiola

    18 Maret 2018

    Nice sharing..
    Belom orang Indonesia ya, kalo belum liat Bali..hehe..

  4. Balas

    dewirtd

    18 Maret 2018

    aku belum pernah ke kebun raya bali, insya Allah kalau ke bali lagi pingin mampir

LEAVE A COMMENT

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Agnes Nainggolan
Indonesia

Hi my name is Agnes and it's my time turner! I use this notes to tell people my story and all of good things I could get about life. Through all the places and things I see around the world, there isn't a best way to share my experience, follow my updates and discover with me the essence of life! and don't forget to share yours too!

Instagram
Instagram did not return any images.

Follow Me!